elektronika dasar
NAMA : ADINDA AYU WARDANI
KELAS : X TKJ B
TENAGA LISTRIK
Tegangan listrik adalah perbedaan potensi listrik di antara dua titik rangkaian listrik.Ambil contoh:Elemen pertama memiliki muatan yang lebih positif,sehingga memiliki potensi tinggi di sisi lain ,sementara elemen ke dua memiliki muatan yang lebih negatif sehingga memiliki potensi yang lebih rendah.
Berdasarkan bentuk gelombang nya ,tegangan listrik ada dua jenis,yaitu tegangan AC( bolak-balik) dan tegangan DC(searah).Baik AC maupun DC,keduanya memiliki satuan yang sama yakni VOLT(V).tegangan listrik dapat di ukur dengan alat bernama volt meter dan osilioskop.
rumus untuk mencari tegangan listrik adalah V=IxR
V=Tegangan
I = Arus
R=Hambatan
ARUS LISTRIK
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang di sebabkan dari pergerakan elektron-elektron,mengalir melalui sutu titik dalan sirkuit listrik tiap satuan waktu.Tidak akan ada arus listrik tanpa adanya sumber tenaga listrik(beda potensial).
Satuan arus listrik adalah ampere(A)dan alat ukur untuk mengukur arus adalah amperemeter.
Arus listrik dan konduktor untuk media penghantar arus listrik( biasanya berupa kabel listrik). Dalam persamaan dapat ditulis I=11+12+13,dimana I adalah sumber arus(arus total) sedangkan 11,12,13 adalah arus yang mengalir di tiap percabangan.
seperti halnya dengan tegangan listrik, jika di lihat dari bentuk gelombanga\nya arus listrik juga ada 2 jenis yakni; arus AC dan arus DC. jika sumber tegangan listrik adalah AC(bolak balik) maka arus yang mengalir pun adalah arus AC, demikian juga sebaliknya. untuk besaran dan satuannya itu sendiri. 1 ampere(A) = 1.000 mA(mili ampere).
rumus untuk mencari arus adalah I=V/R dimana,
I= arus
V= tegangan
R=hambatan
HAMBATAN LISTRIK
Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronika ( misalnya resistor )dengan arus listrik yang melewatinya.
Hambatan listrik yang mempunyai satuan ohm dapat di rumuskan sebagai berikut;
KELAS : X TKJ B
TENAGA LISTRIK
Tegangan listrik adalah perbedaan potensi listrik di antara dua titik rangkaian listrik.Ambil contoh:Elemen pertama memiliki muatan yang lebih positif,sehingga memiliki potensi tinggi di sisi lain ,sementara elemen ke dua memiliki muatan yang lebih negatif sehingga memiliki potensi yang lebih rendah.
Berdasarkan bentuk gelombang nya ,tegangan listrik ada dua jenis,yaitu tegangan AC( bolak-balik) dan tegangan DC(searah).Baik AC maupun DC,keduanya memiliki satuan yang sama yakni VOLT(V).tegangan listrik dapat di ukur dengan alat bernama volt meter dan osilioskop.
rumus untuk mencari tegangan listrik adalah V=IxR
V=Tegangan
I = Arus
R=Hambatan
ARUS LISTRIK
Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang di sebabkan dari pergerakan elektron-elektron,mengalir melalui sutu titik dalan sirkuit listrik tiap satuan waktu.Tidak akan ada arus listrik tanpa adanya sumber tenaga listrik(beda potensial).
Satuan arus listrik adalah ampere(A)dan alat ukur untuk mengukur arus adalah amperemeter.
Arus listrik dan konduktor untuk media penghantar arus listrik( biasanya berupa kabel listrik). Dalam persamaan dapat ditulis I=11+12+13,dimana I adalah sumber arus(arus total) sedangkan 11,12,13 adalah arus yang mengalir di tiap percabangan.
seperti halnya dengan tegangan listrik, jika di lihat dari bentuk gelombanga\nya arus listrik juga ada 2 jenis yakni; arus AC dan arus DC. jika sumber tegangan listrik adalah AC(bolak balik) maka arus yang mengalir pun adalah arus AC, demikian juga sebaliknya. untuk besaran dan satuannya itu sendiri. 1 ampere(A) = 1.000 mA(mili ampere).
rumus untuk mencari arus adalah I=V/R dimana,
I= arus
V= tegangan
R=hambatan
HAMBATAN LISTRIK
Hambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronika ( misalnya resistor )dengan arus listrik yang melewatinya.
Hambatan listrik yang mempunyai satuan ohm dapat di rumuskan sebagai berikut;
R=V/I, dimana
R= hambatan
V= tegangan
I= arus
I= arus
untuk besaran dan satuannya itu sendiri 1 Kilo ohm= 1.000 ohm.
DAYA LISTRIK
Daya listrik atau dalam bahasa inggris di sebut dengan Elektrical.Power
adalah jumlah energi yang di serap ayau di hasil kan dalan sebuah
sirkuit/rangkaian .Sumber energi seperti tegangan listrik akan
menghasilkan daya listrik,sedangkan beban yang ter hubung dengannya akan
menyerap daya listrik tersebut dengan kata lain.
Daya
listrik adalah tingkat konsumsi energi dalam sebuah sirkuit atau
rangkaian listrik .Semakin tinggi nilai watt nya semakin tinggi pula
daya listrik yang bisa di konsumsinya .kita bisa ambil contoh:daya yang
ada di rumah kita ,besar 1300watt yang berasal dari jaringan PLN dan
pastinya akan di pasang pada MCB dengan besaran ampere besar 5.9 ampere
atau kita bulat kan menjadi 6 ampere angka tersebut di dapat dari rumus
1=P/V di mana P=1300 dan V=220 jadi 1=1300/220=5.9 di bulat kan menjadi 6
amapere jadi untuk rumah dengan daya listrik sebesar 1300 watt arus
listrik yang mampu di aliri arus listrik maximum sebesar 6 ampere.
Komentar
Posting Komentar